Mata dan Batu Gerinda
Batu gerinda adalah barang yang paling sering dibeli salah, karena hampir semuanya kelihatan sama: piringan bundar empat inci dengan lubang di tengah. Padahal batu potong besi yang dipasang untuk memotong keramik akan pecah, dan mata diamond yang dipakai memotong besi akan tumpul dalam hitungan menit. Perbedaannya bukan soal merek, melainkan soal bahan abrasif dan cara batu itu dibuat.
Panduan utama kategori ini
Paling lengkap datanya
Halaman ini memuat mata dan batu gerinda berdiameter 4 inci, ukuran yang menguasai pasar karena gerinda tangan 4 inci adalah mesin yang paling banyak dimiliki orang. Kalau kamu tidak yakin ukuran piringan yang dibutuhkan,…
8,1
Pilihan utama
Mata Gerinda Diamond kaca keramik serbaguna disc
Rp 7.600
Semua panduan Mata dan Batu Gerinda
4 panduan
8,1
Pilihan utama
Mata Gerinda Diamond kaca keramik serbaguna disc
Mata dan Batu Gerinda terbaik untuk Poles dan Finishing
Rp 5.500 sampai Rp 22.400
6,8
Pilihan utama
TORVIK Mata Gerinda Amplas Halus Grinding Wheel
Mata dan Batu Gerinda terbaik untuk Keramik dan Granit
Rp 5.900 sampai Rp 19.000
8,2
Pilihan utama
MULTIFUNGSI DIAMOND CUTTING MATA GERINDA BESI BATU
Mata dan Batu Gerinda terbaik untuk Potong Besi
Rp 12.000 sampai Rp 86.000
6,8
Pilihan utama
WD Batu Potong Gerinda 4″
Pertanyaan yang sering muncul
Batu potong 1 mm atau 3 mm?
Satu mm untuk besi hollow, plat tipis, dan pipa. Potongannya cepat, panasnya rendah, dan material yang terbuang sedikit. Tiga mm untuk besi pejal, as, dan baut, karena batu tebal jauh lebih tahan tekanan menyamping. Kalau kamu cuma boleh punya satu, ambil yang 1 mm dan kerjakan besi tebal secara bertahap.
Kenapa batu gerinda saya cepat habis?
Paling sering karena menekan terlalu kuat. Batu gerinda memotong dengan kecepatan, bukan dengan tekanan. Menekan justru membuat batu memanas, butirannya rontok lebih cepat, dan hasil potongannya kasar. Sebab kedua adalah memakai batu untuk bahan yang salah, misalnya batu besi dipakai di aluminium yang lengket.
Apa itu diamond wheel dan kapan diperlukan?
Diamond wheel memakai serbuk intan sintetis yang dilekatkan di tepi piringan logam, bukan butiran abrasif yang menyatu di resin. Dia diperlukan untuk bahan keras dan getas seperti keramik, granit, marmer, dan beton. Untuk besi, diamond wheel justru buruk karena logam menempel dan menutup serbuk intannya.
Batu gerinda ada masa kedaluwarsa?
Ada, dan ini yang paling jarang diketahui. Batu berbahan resin menyerap lembap dan menjadi rapuh seiring waktu, umumnya dianggap layak sampai sekitar tiga tahun sejak tanggal produksi yang tercetak di label logamnya. Batu lama yang disimpan di tempat lembap berisiko pecah walau belum pernah dipakai.
Cara kami memilih mata dan batu gerinda
Ada satu angka yang perlu kamu perhatikan sebelum yang lain, yaitu ketebalan. Batu potong 1 mm memotong lebih cepat dan membuang lebih sedikit material, cocok untuk besi hollow tipis. Batu 3 mm lebih lambat tapi jauh lebih tahan terhadap tekanan menyamping, dan itu yang kamu perlukan untuk besi pejal. Memakai batu tipis untuk pekerjaan berat adalah penyebab paling umum batu pecah di tengah kerja.
Kami mengelompokkan isi kategori ini menurut pekerjaannya, bukan menurut mereknya, karena di kelas barang habis pakai merek jauh kurang menentukan daripada kecocokan bahan. Yang kami masukkan hanya bahan abrasif dan mata potong. Mur, flange, kunci pembuka, dan dudukan tidak masuk karena itu pengikat dan aksesori mesin, bukan barang yang aus saat dipakai.
Perlu kamu tahu bahwa penilaian di kategori ini tidak memakai tujuh dimensi secara penuh. Dimensi seperti ketersediaan sparepart dan kenyamanan pegang tidak berlaku untuk barang yang tidak punya bagian bergerak dan habis dalam hitungan minggu. Yang kami nilai adalah keawetan, kebersihan hasil potong, keamanan, dan harga per keping.
- Dimensi penilaian 7
- Punya foto produk 48 dari 48
- Ditampilkan per halaman maksimal 12